Kamis, 06 Maret 2014

karya tulis tentang narkoba



Kata Pengantar

Dengan mengucapkan puju dan syukur kehadirat  Allah swt, maka saya bisa menyelesaikan makalah yang berjudul “Bahaya Narkoba ” dan dengan harapan semoga makalah ini bisa bermanfaat dan menjadikan referensi bagi kita sehinga lebih mengenal tentang apa itu narkoba sekaligus bahaya apabila kita mengkonsumsi barang haram itu.
       Makalah ini juga sebagai persyaratan tugas akhir pada Mata Kuliah Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar.Akhir kata semoga bisa bermanfaat bagi Para Pelajar, Umum Khususnya pada diri saya sendiri dan semua yang membaca makalah ini semoga bisa di pergunakan dengan semestinya







                                                                                                                                                                                                           
Daftar Isi
Kata pengantar ....................................................................................1
Daftar isi ..............................................................................................2
Bab I.....................................................................................................3
Pendahuluan
1.    Latar belakang............................................................................ 3
2.    Tujuan.........................................................................................3
3.    Rumusan masalah ......................................................................3
4.    Manfaat.......................................................................................4
5.    Metode .......................................................................................4
6.    Sistematika..................................................................................4
Bab II....................................................................................................6
Pembahasan
1.    Pengertian narkoba.....................................................................5
2.    Jenis-jenis narkoba & pengaruh nya terhadap tubuh.................5
3.    Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba................................9
4.    Upaya pencegahan penggunaan narkoba.................................10
Bab III.................................................................................................12
Penutup
-      Kesimpulan ...............................................................................12
Daftar pustaka ...................................................................................13
        
Bab I
Pendahuluan

1.    Latar belakang 
Dikalangan para siswa, terutama bagi mereka yang secara formal berada dibangku SMP/MTs. Umumnya penggunaan pertama narkoba diawali pada anak usia sekolah dasar atau SMP/MTs. Hal ini terjadi biasanya karena penawaran, bujukan, atau tekanan seseorang atau sekelompok orang kepadanya, misalnya oleh kawan sebayanya. Didorong rasa ingin tahu, ingin memcoba, atau ingin memakai, seseorsang mau menerima tawaran itu. Selanjutnya, tidak sulit baginya untuk menerima tawaran berikutnya. 

2.    Tujuan
A.    Mengetahui  pengertian narkoba
B.    Mengetahui jenis-jenis narkoba & pengruhnya terhadap tubuh
C.    Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba
D.   Upaya pencegahan penggunaan narkoba

3.    Rumusan masalah 
Penyalah gunaan narkoba



4.    Manfaat
Bagainama mencegah penggunaan narkoba
Hasil dari penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak, khususnya kepada siswa untuk tidak menggunakan Narkotika/Narkoba. Manfaat lain dari penulisan makalah ini adalah dengan adanya penulisan makalah ini diharapkan dapat dijadikan acuan didalam kehidupan sehari-hari.
5.    Metode
-         Buku
6.    Sistematika
           Kata pengantar
 Daftar isi
           Bab I
 Pendahuluan
a.     Latar belakang
b.    Tujuan
c.     Rumusan masalah
d.    Manfaat
e.     Metode
f.       Sistematika
 Bab II
     Pembahasan
1.    Pengertian narkoba
2.    Jenis-jenis narkoba & pengaruh nya terhadap tubuh
3.    Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba
4.    Upaya pencegahan penggunaan narkoba
  Bab III
  Penutup
-      Kesimpulan
  Daftar pustaka












Bab II
Pembahasan
1.    Pengertian  Narkoba
Narkoba adalah obat, bahan atau zat yang jika masuk ke dalam tubuh manusia berpengaruh terutma pada kerja otak ( susuna saraf pusat ) dan sering menyebabkan ketergantungan. Akibatnya, kerja otak berubah (meningkat atau menurun) demikian pula fungsi organ vital tubuh lain (jantung, peredaran darah, pernapasan, dll)

2.    Jenis-jenis narkoba & pengaruh nya terhadap tubuh
a.    Opioida
Segolongan zat dengan daya kerja serupa ,yaitu mengurangi rasa nyeri dan menurunkan kesadaran. Ada yang alami, sintetis, dan semi sintetis.
Oploida yang sering digunakan adalah heroin. Heroin berupa bubuk putih sehingga disebut putau, yang sering tidak murnikarena banyak di campukan bahan lain. Pemakaian nya dengan disuntikan kedalam pembuluh darah, atau dihisap melalui hidung setelah di bakar.  Pengaruh jangka pendek berupa hilang nya rasa nyeri, ketegangan berkurang, rasa nyaman (eforik) diikuti perasaan sperti dalam mimpi dan mengantuk. Pengaruh jangka panjang berupa ketergantungan dan meninggal karena overdosis. Dapat timbul komlikasi, misalnya sembelit, gangguan menstruasi, dan ipotensi. Karena pemakaian jarum suntik tidak steril abses dan tertular hepatitis B/C yang merusak hati,atau penyakit HIV/AIDS yang merusak kekebalan tubuh sehinggan mudah terserang infeksi dan menyebabkan kematian.
b.    Ganja (marijuana, cimeng, gelek, dan hasis)
Mengandung TCH (tetrahydrocannabinol) yang bersifat psikoakti. Ganja biasanya berupa tanaman kering yang dirajang, dilinting, dan disulut seperti rokok. Dalam undang-undang, ganja termasuk Narkotika golongan I, dan dilarang keras di tanam, di gunakan, diedarkan, dan di perjualbelikan.
Segera setelah pemakaian, ganja menimbulkan rasa cemas, banyak bicara, tertawa cekikikan, halusinasi, dan berubahnya perasaan waktu (lama dikira sebentar) dan ruang (jauh dikira dekat), peningkatan denyut jantung, mata merah, mulut dan tenggorokan kering, dan selera makan meningkat. Pengaruh jangka panjang menimbulkan daya pikir berkurang, motifasi belajar menurun,perhatian ke sekitarnya berkurang, daya tahan tubuh terhadap infeksi menurun, kesuburan berkurang, peradangan jalan nafas, aliran daraah ke jantung berkurag, dan perubahan pada sel otak. Dapat timbul gangguan janin.
c.     Kokain (kokain, crack, daun koka, dan pasta koka)
Kokain brasal dari tanaman koka, tergolong stimulasia (meningkatkan aktifitas otak dan fungsi organ tubuh lain), menurut undang-undang kokian temasuk Narkotika Golongan I. Berbentuk kristal putih . nama jalannya koka, happy dust, charlie, srepet, snow/salju putih.
Digunakan dengan cara disedot melalui hidung, dirokok, dan disuntika. Cepat menyebabkan ketergantungan. Setelah segera digunakan rasa percaya diri meningkat, banyak bicara, rasa lelah hilang, minat seksual meningkat, halusi visual dan taktil (seperti ada serangga merayap), waham curiga(paranoid)dan waham kebesaran (megalomania). Pengaruh jangka panjang beruapa kurang gizi, anemia, sekat hidung rusak/berlubang, dan gangguan jiwa psikotik
d.    Alkohol
Alkohol terdapat pada minuman keras yang kadar etanol nya berbeda-beda. Minuman keras golongan A berkadar etanol 1-5%, misalnya bir. Minuman keras golongan B 5-20% misalnya berbagai jenis minuman anggur. Minuman keras golongan C 20-45% misalnya vodka, rum, gin, mansion house, dan TKW.
Alkohol menekan kerja otak (depresansia). Setelah diminum alkohol diserap oleh tubuh dan masuk ke pembulu darah. Alkohol menyebabkan mabuk, berjalan sempoyongan, bicara cadel, kekerasan dan perbuatan merusak, ketidak mampuan belajar dan mengingat, serta kecelakaan akibat mengendarai kendaraan daalam keadaan mabuk. Pemakaian jangka panjang menyebabkan kerusakan hati, kelenjar getah lambung, saraf tepi, otak, gangguan jantung, kangker, dan bayi terlahir cacat karena ibu peminum alkohol.
e.    Ekstasi dan Shabu
Ekstasi dan syabu termasuk stimulansia atau upper. Disebut juga ATS(Amphetamine Tyipe Stimulants). Digunakan remaja dan dewasa untuk ber senag-senang. Ektasi (artinya perasaan gembira) adalah nama gaul untuk MDMA (Methylene dioxy meth amphetamine). Juga bersifat halusinogenseperti LSD. Ekstasi berbentuk tablet warna arni yang menarik, biasanya ditelan, dapat juga dihirup atau disuntikan. Pengaruh segera  setelah 1setengah jam dan berlangsung 3-4 jam, muncul rasa gembira,keakraban dan percaya diri meningkat, warna warna lebih terang, badan bergerak, meloncat, dan meliuk. Jantung berdebar kencang, geraham kaku berkerut kerut, kehausan berkeringat, nafsu makan hilang, suhu badan dan tekanan darah naik, penglihatan kabur. Pengaruh jangka panjang gangguan daya ingat, gangguan tidur, kerusan jantung dan ginjal, penyakit parkinson, dan depresi.
Syabu pengruh segera : rasa nyaman dan gembira sangat kuat beberapa menit kemudian. Halusinasi penglihatan dan pendengaran, letih, sakit kepala, murung, gelisah, dan panik. Dapat muncul perilaku aneh, paranoid, dan gangguan jiwa. Pembuluh darah dapat pecah (stroke), serangan jantung, dan saraf otak rusak. Pada pengguanaan pertama dapat terjadi overdosis, kejang, tidak sadar dan meninggal. Pengaruh jangka panjang  gangguan jiwa, gangguan tidur, dan depresi.
f.      Halusinogen
Lysergic acid diethylamide (LSD) adalah halusinogenika yang menyebabkan halusinasi ataupenglihatan khayalan. Termasuk Psikotropika No I yang sangan berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan.bentuk nya seperti kertas berukuran kertas kecil sebesar seperempat kertas prangko dengan aneka warna dan gambar, atau bentuk pil dan kapsul. Pengaruh nya sensasi dan perasaan beruibah secara dramatis, mengalami flashback atau bad trips secara berulang tanpa peringatan sebelumnya. Pupil matamelebar, tidak dapat tidur, selera makan hilang, berkeringat,  denyut nadi dan tekanan darah naik, koor dinasi otot terganggu, dan tremor.merusak sel otak, menggangu daya ingat, dan pemutusan perhatian, meningkatkan resiko kejang serta menimbulkan kegagalan pernapasan dan jantung.
g.    Nikotin
Nikotin terdapat pada tembakau. Selain nikotin, tembakau mengandung tar dan CO berbahaya, serta zat lain, seluruh nya tak kurang dari 4.000 senyawa. Menyebabkan kangker paru, penyempitan pembulu darah, penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
3.    Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba
Penyalah gunaan narkoba sangat kompleks. Tetapi selalu merupakan interaksi dari tiga faktor penyebab, yaitu : 1.narkoba, 2. Idifidu, dan 3 lingkungan. Dengan kata lain apabila ada ke tiga faktor tersebut, barulah terjadi penyalahgunaan. Keberhasila penyalagunaanpun ditentukan oleh ketiga faktor tersebut. Faktor narkoba berbicara tentang farmakologi zat, yaitu jenis, dosis, cara pakai, pengaruhnya pada tubuh, serta ketersediaan dan pengendalian peredarannya. Dri sudu individu penyalahgunaan narkoba harus dipahami dari masalah perilaku yang kompleks. Lingkungan berbicara tentang keluarga, kelompok sebaya, kehidupan sekolah, dan masyarakat luas, termasuk media massa, iklan, undang-undang, batas usia minimum merokok/minum alkohol,penegakan hukum setempat, kemiskinan, dan pengangguran.
Dari ketiganya yang terpenting adalah faktor individu. Seseorang harus bertannggung jawab atas perilaku nya dan tidak mempermasalahkan orang lain atau keadaan. Tanggung jawab adalah masalah pengambilan keputusan yang dilakukan atas pertimbangan mengenai apa yang baik dan buruk atau apa yang benar dan salah. Tangging jawab menyangkut masalah nilai, norma, dan pedoman hidup.
4.    Upaya pencegahan penggunaan narkoba
Menurut laporan rumah sakit ketergan tungan obat di jakarta, penderita narkoba yang dirawat di rumah sakit tersebut berusai 15-24 tahun dan banyak yang masih aktif di SMP, SMA, dan perguruan tinggi.
Penggunaan pertama narkoba memang bayak dimulai pada anak usia SD atau SMP. Hal itu terjadi karena tawaran, bujukan, dan tekanan seseorang, atau kelompok teman sebaya. Didorong rasa ingin tahudan ingin mencoba, anak mau menerima tawaran itu. Selanjut nya sulit baginya menolak tawaran dan melakukan nya berulang kali, saampai akhirnya kecanduan dan ketergantungan.
Mencegah berarti mencegah seserang memakai narkoba dengan melatih keterampilan psikososial dan mengembangkan percaya diri. Mencegah memperkuat daya tangkal individu, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mencegah mengurangi faktor resiko tinggi dan memperkuat faktor pelindung. Hal ini disebut pencegahan peimer. Mencegah juga berarti mengupayakan pemakai pemula tidak melanjutkan pemakaian . hal ini di sebut pencegahan sekunder. Mencegah juga berarti mencegah penyalah gunaan narkoba dari dampak buruk nya. Hal ini disebut pencegahan tersier.
Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Akan tetapi, pencegahan sering kali diartikan secara sempit dengan pemberian informasi (penyuluhan) semata dengan teknik menakut-nakuti bahayanya dan sering dilakukan secara massal.    
Jika remaja telah menyalah gunaan narkoba, maka orang tua, guru, dan penyuluhan masyarakat dapat membimbing mereka yang membutuhkan pertolongan agar kembali pulih.
Bab III
Penutup

Kesimpulan
Narkoba adalah obat, bahan atau zat yang jika masuk ke dalam tubuh manusia berpengaruh terutma pada kerja otak ( susuna saraf pusat ) dan sering menyebabkan ketergantungan. Akibatnya, kerja otak berubah (meningkat atau menurun) demikian pula fungsi organ vital tubuh lain (jantung, peredaran darah, pernapasan, dll)











Daftar pustaka

Dr.Harlina Pribadi, S.K.M, 2007. Mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan narkoba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar