Kata Pengantar
Dengan mengucapkan puju dan syukur
kehadirat Allah swt, maka saya bisa menyelesaikan makalah yang berjudul “Bahaya Narkoba ” dan
dengan harapan semoga makalah ini bisa bermanfaat dan menjadikan referensi bagi
kita sehinga lebih mengenal tentang apa itu narkoba sekaligus bahaya apabila
kita mengkonsumsi barang haram itu.
Makalah ini juga sebagai persyaratan tugas akhir pada Mata Kuliah Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar.Akhir kata semoga bisa bermanfaat bagi Para Pelajar, Umum Khususnya pada diri saya sendiri dan semua yang membaca makalah ini semoga bisa di pergunakan dengan semestinya
Makalah ini juga sebagai persyaratan tugas akhir pada Mata Kuliah Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar.Akhir kata semoga bisa bermanfaat bagi Para Pelajar, Umum Khususnya pada diri saya sendiri dan semua yang membaca makalah ini semoga bisa di pergunakan dengan semestinya
Daftar Isi
Kata pengantar ....................................................................................1
Daftar isi ..............................................................................................2
Bab I.....................................................................................................3
Pendahuluan
1. Latar
belakang............................................................................
3
2. Tujuan.........................................................................................3
3. Rumusan masalah
......................................................................3
4. Manfaat.......................................................................................4
5. Metode .......................................................................................4
6. Sistematika..................................................................................4
Bab
II....................................................................................................6
Pembahasan
1. Pengertian narkoba.....................................................................5
2. Jenis-jenis narkoba & pengaruh nya
terhadap tubuh.................5
3. Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba................................9
4. Upaya pencegahan penggunaan narkoba.................................10
Bab III.................................................................................................12
Penutup
- Kesimpulan ...............................................................................12
Daftar pustaka ...................................................................................13
Bab I
Pendahuluan
1. Latar belakang
Dikalangan para siswa, terutama bagi mereka yang secara formal berada dibangku
SMP/MTs. Umumnya penggunaan pertama narkoba diawali pada anak usia sekolah
dasar atau SMP/MTs. Hal ini terjadi biasanya karena penawaran, bujukan, atau
tekanan seseorang atau sekelompok orang kepadanya, misalnya oleh kawan
sebayanya. Didorong rasa ingin tahu, ingin memcoba, atau ingin memakai,
seseorsang mau menerima tawaran itu. Selanjutnya, tidak sulit baginya untuk
menerima tawaran berikutnya.
2. Tujuan
A. Mengetahui
pengertian narkoba
B. Mengetahui jenis-jenis narkoba &
pengruhnya terhadap tubuh
C. Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba
D. Upaya pencegahan penggunaan narkoba
3. Rumusan masalah
Penyalah
gunaan narkoba
4. Manfaat
Bagainama
mencegah penggunaan narkoba
Hasil dari penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua
pihak, khususnya kepada siswa untuk tidak menggunakan Narkotika/Narkoba.
Manfaat lain dari penulisan makalah ini adalah dengan adanya penulisan makalah
ini diharapkan dapat dijadikan acuan didalam kehidupan sehari-hari.
5. Metode
-
Buku
6. Sistematika
Kata pengantar
Daftar isi
Bab I
Pendahuluan
a. Latar belakang
b. Tujuan
c. Rumusan masalah
d. Manfaat
e. Metode
f. Sistematika
Bab II
Pembahasan
1. Pengertian narkoba
2. Jenis-jenis narkoba & pengaruh nya
terhadap tubuh
3. Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba
4. Upaya pencegahan penggunaan narkoba
Bab III
Penutup
- Kesimpulan
Daftar pustaka
Bab II
Pembahasan
1.
Pengertian
Narkoba
Narkoba adalah obat, bahan atau zat yang jika
masuk ke dalam tubuh manusia berpengaruh terutma pada kerja otak ( susuna saraf
pusat ) dan sering menyebabkan ketergantungan. Akibatnya, kerja otak berubah
(meningkat atau menurun) demikian pula fungsi organ vital tubuh lain (jantung,
peredaran darah, pernapasan, dll)
2.
Jenis-jenis narkoba & pengaruh nya
terhadap tubuh
a.
Opioida
Segolongan zat dengan
daya kerja serupa ,yaitu mengurangi rasa nyeri dan menurunkan kesadaran. Ada
yang alami, sintetis, dan semi sintetis.
Oploida yang sering
digunakan adalah heroin. Heroin berupa bubuk putih sehingga disebut putau, yang
sering tidak murnikarena banyak di campukan bahan lain. Pemakaian nya dengan
disuntikan kedalam pembuluh darah, atau dihisap melalui hidung setelah di
bakar. Pengaruh jangka pendek berupa hilang nya rasa nyeri, ketegangan
berkurang, rasa nyaman (eforik)
diikuti perasaan sperti dalam mimpi dan mengantuk. Pengaruh jangka panjang berupa ketergantungan dan meninggal karena
overdosis. Dapat timbul komlikasi, misalnya sembelit, gangguan menstruasi, dan
ipotensi. Karena pemakaian jarum suntik tidak steril abses dan tertular hepatitis
B/C yang merusak hati,atau penyakit HIV/AIDS yang merusak kekebalan tubuh
sehinggan mudah terserang infeksi dan menyebabkan kematian.
b.
Ganja (marijuana, cimeng, gelek, dan hasis)
Mengandung TCH (tetrahydrocannabinol) yang bersifat
psikoakti. Ganja biasanya berupa tanaman kering yang dirajang, dilinting, dan
disulut seperti rokok. Dalam undang-undang, ganja termasuk Narkotika golongan I, dan dilarang keras di tanam, di gunakan,
diedarkan, dan di perjualbelikan.
Segera setelah pemakaian, ganja menimbulkan rasa cemas, banyak bicara, tertawa
cekikikan, halusinasi, dan berubahnya perasaan waktu (lama dikira sebentar) dan
ruang (jauh dikira dekat), peningkatan denyut jantung, mata merah, mulut dan
tenggorokan kering, dan selera makan meningkat. Pengaruh jangka panjang menimbulkan daya pikir berkurang, motifasi
belajar menurun,perhatian ke sekitarnya berkurang, daya tahan tubuh terhadap
infeksi menurun, kesuburan berkurang, peradangan jalan nafas, aliran daraah ke
jantung berkurag, dan perubahan pada sel otak. Dapat timbul gangguan janin.
c.
Kokain (kokain, crack, daun koka, dan
pasta koka)
Kokain
brasal dari tanaman koka, tergolong stimulasia
(meningkatkan aktifitas otak dan fungsi organ tubuh lain), menurut
undang-undang kokian temasuk Narkotika Golongan I. Berbentuk kristal putih .
nama jalannya koka, happy dust, charlie,
srepet, snow/salju putih.
Digunakan
dengan cara disedot melalui hidung, dirokok, dan disuntika. Cepat menyebabkan
ketergantungan. Setelah segera digunakan
rasa percaya diri meningkat, banyak bicara, rasa lelah hilang, minat
seksual meningkat, halusi visual dan taktil (seperti ada serangga merayap),
waham curiga(paranoid)dan waham kebesaran (megalomania). Pengaruh jangka panjang beruapa kurang gizi, anemia, sekat hidung
rusak/berlubang, dan gangguan jiwa psikotik
d.
Alkohol
Alkohol
terdapat pada minuman keras yang kadar etanol nya berbeda-beda. Minuman keras
golongan A berkadar etanol 1-5%, misalnya bir. Minuman keras golongan B 5-20%
misalnya berbagai jenis minuman anggur. Minuman keras golongan C 20-45%
misalnya vodka, rum, gin, mansion house, dan TKW.
Alkohol
menekan kerja otak (depresansia). Setelah diminum alkohol diserap oleh tubuh
dan masuk ke pembulu darah. Alkohol menyebabkan mabuk, berjalan sempoyongan,
bicara cadel, kekerasan dan perbuatan merusak, ketidak mampuan belajar dan
mengingat, serta kecelakaan akibat mengendarai kendaraan daalam keadaan mabuk. Pemakaian jangka panjang menyebabkan
kerusakan hati, kelenjar getah lambung, saraf tepi, otak, gangguan jantung,
kangker, dan bayi terlahir cacat karena ibu peminum alkohol.
e.
Ekstasi dan Shabu
Ekstasi
dan syabu termasuk stimulansia atau upper. Disebut juga ATS(Amphetamine Tyipe
Stimulants). Digunakan remaja dan dewasa untuk ber senag-senang. Ektasi
(artinya perasaan gembira) adalah nama gaul untuk MDMA (Methylene dioxy meth
amphetamine). Juga bersifat halusinogenseperti LSD. Ekstasi berbentuk tablet
warna arni yang menarik, biasanya ditelan, dapat juga dihirup atau disuntikan. Pengaruh segera setelah 1setengah jam dan berlangsung 3-4
jam, muncul rasa gembira,keakraban dan percaya diri meningkat, warna warna
lebih terang, badan bergerak, meloncat, dan meliuk. Jantung berdebar kencang,
geraham kaku berkerut kerut, kehausan berkeringat, nafsu makan hilang, suhu
badan dan tekanan darah naik, penglihatan kabur. Pengaruh jangka panjang gangguan daya ingat, gangguan tidur,
kerusan jantung dan ginjal, penyakit parkinson, dan depresi.
Syabu
pengruh segera : rasa nyaman dan gembira sangat kuat beberapa menit kemudian.
Halusinasi penglihatan dan pendengaran, letih, sakit kepala, murung, gelisah,
dan panik. Dapat muncul perilaku aneh, paranoid, dan gangguan jiwa. Pembuluh
darah dapat pecah (stroke), serangan jantung, dan saraf otak rusak. Pada
pengguanaan pertama dapat terjadi overdosis, kejang, tidak sadar dan meninggal.
Pengaruh jangka panjang gangguan jiwa, gangguan tidur, dan depresi.
f.
Halusinogen
Lysergic
acid diethylamide (LSD) adalah halusinogenika yang menyebabkan halusinasi
ataupenglihatan khayalan. Termasuk Psikotropika
No I yang sangan berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan.bentuk nya
seperti kertas berukuran kertas kecil sebesar seperempat kertas prangko dengan
aneka warna dan gambar, atau bentuk pil dan kapsul. Pengaruh nya sensasi dan
perasaan beruibah secara dramatis, mengalami flashback atau bad trips secara
berulang tanpa peringatan sebelumnya. Pupil matamelebar, tidak dapat tidur,
selera makan hilang, berkeringat, denyut
nadi dan tekanan darah naik, koor dinasi otot terganggu, dan tremor.merusak sel
otak, menggangu daya ingat, dan pemutusan perhatian, meningkatkan resiko kejang
serta menimbulkan kegagalan pernapasan dan jantung.
g.
Nikotin
Nikotin
terdapat pada tembakau. Selain nikotin, tembakau mengandung tar dan CO
berbahaya, serta zat lain, seluruh nya tak kurang dari 4.000 senyawa.
Menyebabkan kangker paru, penyempitan pembulu darah, penyakit jantung dan
tekanan darah tinggi.
3.
Faktor penyebab penyalahgunaan
narkoba
Penyalah
gunaan narkoba sangat kompleks. Tetapi selalu merupakan interaksi dari tiga
faktor penyebab, yaitu : 1.narkoba, 2. Idifidu, dan 3 lingkungan. Dengan kata
lain apabila ada ke tiga faktor tersebut, barulah terjadi penyalahgunaan.
Keberhasila penyalagunaanpun ditentukan oleh ketiga faktor tersebut. Faktor narkoba berbicara tentang farmakologi
zat, yaitu jenis, dosis, cara pakai, pengaruhnya pada tubuh, serta ketersediaan
dan pengendalian peredarannya. Dri sudu individu
penyalahgunaan narkoba harus dipahami dari masalah perilaku yang kompleks. Lingkungan berbicara tentang keluarga,
kelompok sebaya, kehidupan sekolah, dan masyarakat luas, termasuk media massa,
iklan, undang-undang, batas usia minimum merokok/minum alkohol,penegakan hukum
setempat, kemiskinan, dan pengangguran.
Dari
ketiganya yang terpenting adalah faktor individu. Seseorang harus bertannggung
jawab atas perilaku nya dan tidak mempermasalahkan orang lain atau keadaan.
Tanggung jawab adalah masalah pengambilan keputusan yang dilakukan atas
pertimbangan mengenai apa yang baik dan buruk atau apa yang benar dan salah.
Tangging jawab menyangkut masalah nilai, norma, dan pedoman hidup.
4.
Upaya pencegahan penggunaan narkoba
Menurut laporan rumah sakit ketergan tungan
obat di jakarta, penderita narkoba yang dirawat di rumah sakit tersebut berusai
15-24 tahun dan banyak yang masih aktif di SMP, SMA, dan perguruan tinggi.
Penggunaan pertama narkoba memang bayak
dimulai pada anak usia SD atau SMP. Hal itu terjadi karena tawaran, bujukan,
dan tekanan seseorang, atau kelompok teman sebaya. Didorong rasa ingin tahudan
ingin mencoba, anak mau menerima tawaran itu. Selanjut nya sulit baginya
menolak tawaran dan melakukan nya berulang kali, saampai akhirnya kecanduan dan
ketergantungan.
Mencegah berarti mencegah seserang memakai
narkoba dengan melatih keterampilan psikososial dan mengembangkan percaya diri.
Mencegah memperkuat daya tangkal individu, keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Mencegah mengurangi faktor resiko tinggi dan memperkuat faktor pelindung. Hal
ini disebut pencegahan peimer. Mencegah juga berarti mengupayakan pemakai
pemula tidak melanjutkan pemakaian . hal ini di sebut pencegahan sekunder.
Mencegah juga berarti mencegah penyalah gunaan narkoba dari dampak buruk nya.
Hal ini disebut pencegahan tersier.
Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Akan
tetapi, pencegahan sering kali diartikan secara sempit dengan pemberian
informasi (penyuluhan) semata dengan teknik menakut-nakuti bahayanya dan sering
dilakukan secara massal.
Jika remaja telah menyalah gunaan narkoba,
maka orang tua, guru, dan penyuluhan masyarakat dapat membimbing mereka yang
membutuhkan pertolongan agar kembali pulih.
Bab III
Penutup
Kesimpulan
Narkoba adalah obat, bahan atau zat yang jika
masuk ke dalam tubuh manusia berpengaruh terutma pada kerja otak ( susuna saraf
pusat ) dan sering menyebabkan ketergantungan. Akibatnya, kerja otak berubah
(meningkat atau menurun) demikian pula fungsi organ vital tubuh lain (jantung,
peredaran darah, pernapasan, dll)
Daftar pustaka
Dr.Harlina Pribadi, S.K.M, 2007. Mencegah dan menanggulangi
penyalahgunaan narkoba
Tidak ada komentar:
Posting Komentar